Profil RSI IBNU SINA PAYAKUMBUH



Berdirinya Rumah Sakit Islam "Ibnu Sina" Yarsi Sumbar Payakumbuh bertitik tolak dari suatu misi dakwah dalam rangka memperbaiki dan meningkatkan kondisi masyarakat baik fisik, mental maupun spiritual agar dia mampu memberdayakan potensi yang dimilikinya secara optimal sesuai dengan fungsinya sebagai makhluk ciptaan Allah. Pelayanan RSI "Ibnu Sina" yang telah berdiri semenjak tahun 1969 sangat menimbulkan antusias masyarakat tidak hanya Bukittinggi, akan tetapi dirasakan oleh hampir seantero Sumatera Barat termasuk masyarakat Payakumbuh. Jarak Bukittinggi dan Payakumbuh cukup jauh (>30 Km) sehingga untuk sampai ke lokasi RSI Bukittinggi dapat menghabiskan waktu 1,5 - 2,5 jam (awal-awal tahun 70 an) karena berbagai hambatan antara lain tidak setiap waktu kendaraan tersedia dan harus berkali-kali ganti kendaraan. Jika datang berobat ke RSI Bukittinggi hampir menghabiskan waktu satu hari. Berangkat pagi pulangngnya malam. Keadaan ini mendorong tokoh-tokoh Umat Islam dan Cendikiawan Payakumbuh / Lima Puluh Kota meminta kepada pengelola Yayasan untuk membuka cabang RSI "Ibnu Sina" di kota Payakumbuh. Yayasan merespon keinginan masyarakat tersebut dengan baik. Tokoh-tokoh Umat Islam Payakumbuh dan Eskponen masyarakat lainnya bekerja keras mencari tempat untuk memulai pelayanan di Payakumbuh. Alhamdulillah keinginan itu dapat direalisasikan pada tahun 1972 dengan membuka pelayanan dengan izin Dinas Kesehatan Propinsi dalam bentuk Balai Pengobatan / KIA dan Rumah Bersalin dengan nama Balai Kesehatan Ibnu Sina Payakumbuh. Walaupun dengan status BP/RB animo masyarakat untuk mendapatkan pelayanan cukup tinggi, apalagi mereka tidak harus datang lagi ke Bukittinggi dengan susah payah, kecuali untuk keperluan rujukan bagi penderita yang tidak ditangani oleh RS ini karena berbagai keterbatasan sumber daya. .

Sebagaimana juga dengan berdirinya RSI Ibnu Sina di Bukittinggi, Padang dan Padang Panjang sebelumnya, berdirinya RS ini juga atas desakan masyarakat daerah setempat yang menginginkan pelayanan kesehatan yang khas melalui sentuhan-sentuhan Islami. Keinginan masyarakat Payakumbuh dan sekitarnya untuk mendapatkan pelayanan pada sarana kesehatan ini semenjak awal berdirinya cukup tinggi dan hal ini ditandai dengan jumlah kunjungan yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Sebagaimana juga dengan RS lainnya RSI Ibnu Sina Yarsi Sumbar Payakumbuh melaksanakan fungsi pelayanan kesehatan melalui kegiatan prefentif, kuratif, promotif dan rehabilitatif, sekaligus mengintegrasikan pelayanan fisik, mental, sosial dan spritual dengan mempedomani kaidah-kaidah Islam. RS ini merupakan satu-satunya RS yang dikelola oleh usaha dalam bentuk Yayasan Keagamaan (Islam) yang murni untuk tujuan sosial kemasyarakatan (Non Profit Oriented) yang sekaligus juga sebagai mitra dari unit-unit pelayanan kesehatan pemerintah didaerah ini. Dari data kunjungan penderita yang dilayani dapat diambil kesimpulan bahwa penderita tidak hanya berkunjung ke RSI Ibnu Sina Yarsi Sumbar Payakumbuh tidak hanya berasal dari Kodya Payakumbuh saja akan tetapi juga berasal dari Kabupaten Lima Puluh Kota. Dari dua Daerah Tingkat Dua (Kodya Payakumbuh & Kab. Lima Puluh Kota) ini dengan jumlah penduduk yang cukup besar hanya memiliki 3 RS yakni RSUD Payakumbuh, RSUD Suliki dan RSI Ibnu Sina Yarsi Sumbar Payakumbuh. .